Api Mengamuk di KM Prince Soya, Pelayaran ke Parepare Batal: Dugaan Sumber Kebakaran Masih Diselidiki

Minggu, 2 Agustus 2026 - 03:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto :
Kobaran api dan asap hitam pekat membumbung dari bagian dek sisi kanan KM Prince Soya saat kapal tengah bersandar di Pelabuhan Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (1/8/2026). Kebakaran berhasil dipadamkan setelah petugas bersama awak kapal melakukan penanganan awal menggunakan APAR dan dibantu mobil pemadam kebakaran. Insiden ini mengakibatkan jadwal pelayaran menuju Parepare dibatalkan, sementara penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh KSOP Samarinda. Dok.(Kawalkaltim.com/Masruji)

Keterangan Foto : Kobaran api dan asap hitam pekat membumbung dari bagian dek sisi kanan KM Prince Soya saat kapal tengah bersandar di Pelabuhan Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (1/8/2026). Kebakaran berhasil dipadamkan setelah petugas bersama awak kapal melakukan penanganan awal menggunakan APAR dan dibantu mobil pemadam kebakaran. Insiden ini mengakibatkan jadwal pelayaran menuju Parepare dibatalkan, sementara penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh KSOP Samarinda. Dok.(Kawalkaltim.com/Masruji)

๐—ž๐—ฎ๐˜„๐—ฎ๐—น๐—ธ๐—ฎ๐—น๐˜๐—ถ๐—บ.๐—ฐ๐—ผ๐—บ | ๐—ฆ๐—ฎ๐—บ๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ๐—ป๐—ฑ๐—ฎ โ€“ Dermaga sejatinya adalah tempat kapal beristirahat sebelum kembali mengarungi lautan. Namun Sabtu siang itu, ketenangan pelabuhan berubah menjadi panggung kepanikan. Seperti seekor naga yang tiba-tiba terbangun dari tidurnya, lidah api muncul dari tubuh KM Prince Soya, mengingatkan bahwa di balik kokohnya baja dan mesin, selalu ada satu musuh yang tak pernah memilih waktu untuk datang: kelalaian ataupun musibah yang masih menunggu jawaban.

Insiden kebakaran terjadi di KM Prince Soya yang tengah bersandar di Pelabuhan Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 11.02 Wita. Api pertama kali terlihat membakar bagian dek sisi kanan kapal dan sempat memicu kepanikan di antara awak kapal serta petugas pelabuhan yang berada di sekitar lokasi.

Beruntung, respons cepat dilakukan sebelum kobaran api membesar. Awak kapal bersama petugas segera menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), sehingga api dapat dikendalikan sembari menunggu kedatangan mobil pemadam kebakaran dari KSOP dan Pelindo. Sekitar 40 menit kemudian, api berhasil dipastikan padam sepenuhnya.

Kepala Seksi Keselamatan Berlayar dan Penjagaan Patroli (KBPP) Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Samarinda, Yuliansah, menjelaskan bahwa laporan pertama diterima petugas jaga pada pukul 11.02 Wita.

“๐˜—๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ธ๐˜ช๐˜ณ๐˜ข ๐˜ซ๐˜ข๐˜จ๐˜ข ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ๐˜ด๐˜ถ๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ฉ๐˜ถ๐˜ฃ๐˜ถ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ช ๐˜ฑ๐˜ช๐˜ฎ๐˜ฑ๐˜ช๐˜ฏ๐˜ข๐˜ฏ, ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ด๐˜ถ๐˜ฌ ๐˜ด๐˜ข๐˜บ๐˜ข, ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ถ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ช ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฌ๐˜ฐ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ฏ๐˜ข๐˜ด๐˜ช ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜—๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ช๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ฐ ๐˜ถ๐˜ฏ๐˜ต๐˜ถ๐˜ฌ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ช๐˜ข๐˜ฑ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฎ๐˜ฐ๐˜ฃ๐˜ช๐˜ญ ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฎ. ๐˜’๐˜š๐˜–๐˜— ๐˜ซ๐˜ถ๐˜จ๐˜ข ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ช๐˜ญ๐˜ช๐˜ฌ๐˜ช ๐˜ด๐˜ข๐˜ต๐˜ถ ๐˜ถ๐˜ฏ๐˜ช๐˜ต ๐˜ฎ๐˜ฐ๐˜ฃ๐˜ช๐˜ญ ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ณ ๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ช๐˜ฌ๐˜ถ๐˜ต ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ต๐˜ถ ๐˜ฑ๐˜ณ๐˜ฐ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ด ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฅ๐˜ช ๐˜ฃ๐˜ข๐˜จ๐˜ช๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ฌ ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜’๐˜” ๐˜—๐˜ณ๐˜ช๐˜ฏ๐˜ค๐˜ฆ ๐˜š๐˜ฐ๐˜บ๐˜ข,” ujar Yuliansah.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Dugaan sementara mengarah pada tangki yang berisi oli, namun otoritas pelabuhan belum ingin menarik kesimpulan sebelum seluruh proses investigasi selesai dilakukan.

“๐˜œ๐˜ฏ๐˜ต๐˜ถ๐˜ฌ ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ต๐˜ข๐˜ณ๐˜ข ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ช ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ด๐˜ช๐˜ฉ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ถ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ช๐˜ฅ๐˜ช๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ช๐˜ต ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ฆ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ฃ ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ซ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ช๐˜ข๐˜ฏ. ๐˜๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ฌ๐˜ข๐˜ด๐˜ช ๐˜ข๐˜ธ๐˜ข๐˜ญ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ต๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ๐˜ฌ๐˜ช ๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ช๐˜ด๐˜ช ๐˜ฐ๐˜ญ๐˜ช ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ข๐˜ณ, ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ต๐˜ข๐˜ฑ๐˜ช ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ช ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ถ๐˜ฎ ๐˜ฃ๐˜ช๐˜ด๐˜ข ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ด๐˜ต๐˜ช๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ฆ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ฃ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ข ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ด๐˜ช๐˜ฉ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ถ๐˜ฏ๐˜จ๐˜จ๐˜ถ ๐˜ฉ๐˜ข๐˜ด๐˜ช๐˜ญ ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ช๐˜ฌ๐˜ด๐˜ข๐˜ข๐˜ฏ,” katanya.

Yuliansah juga belum dapat memastikan apakah aktivitas pengelasan yang sedang berlangsung di kapal memiliki kaitan dengan munculnya api.

“๐˜’๐˜ข๐˜ฎ๐˜ช ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ถ๐˜ฎ ๐˜ฃ๐˜ช๐˜ด๐˜ข ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข๐˜ต๐˜ข๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฉ๐˜ข๐˜ญ ๐˜ช๐˜ต๐˜ถ. ๐˜•๐˜ข๐˜ฏ๐˜ต๐˜ช ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ญ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ถ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ช๐˜ฌ๐˜ด๐˜ข๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ช๐˜ต๐˜ข ๐˜ข๐˜ค๐˜ข๐˜ณ๐˜ข. ๐˜‹๐˜ข๐˜ณ๐˜ช ๐˜ฉ๐˜ข๐˜ด๐˜ช๐˜ญ ๐˜ช๐˜ต๐˜ถ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ต๐˜ข๐˜ฉ๐˜ถ๐˜ช ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ฆ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ฃ ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ด๐˜ต๐˜ช ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ต๐˜ข ๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ข ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ข๐˜ญ๐˜ข๐˜ช๐˜ข๐˜ฏ ๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ช๐˜ฃ๐˜ข๐˜ต๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ข๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ,” ujarnya.

Saat insiden terjadi, KM Prince Soya berada dalam kondisi sandar dan belum mengangkut penumpang. Kapal tersebut sedianya dijadwalkan berlayar menuju Parepare pada Minggu (2/8/2026) pukul 14.00 Wita.

Akibat kejadian tersebut, jadwal pelayaran dipastikan dibatalkan. KM Prince Soya akan ditarik ke dok untuk menjalani pemeriksaan teknis dan perbaikan menyeluruh sebelum kembali dioperasikan. Sementara itu, pihak operator kapal masih menyusun skema pelayanan bagi calon penumpang yang telah memesan tiket secara daring, termasuk mempertimbangkan kemungkinan penyediaan kapal pengganti.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa keselamatan pelayaran bukan sekadar daftar prosedur yang ditempel di dinding kapal. Ia harus hidup dalam setiap pengawasan, setiap pemeriksaan, dan setiap keputusan yang diambil sebelum kapal meninggalkan dermaga.

Sebab dalam ironi dunia pelayaran, sering kali alarm baru dianggap penting setelah asap membumbung ke langit. Satire paling pahitnya adalah ketika keselamatan baru menjadi perhatian utama setelah api lebih dahulu menyampaikan peringatannya. Laut memang menyimpan banyak tantangan, tetapi musibah di dermaga seharusnya tidak pernah menjadi cerita yang terus berulang.

Penulis            : Masruji B

Editor             : Annanda

Berita Terkait

Listrik Bontang Mendadak Terang Usai Didemo, Pengamat: PLN Harus Dievaluasi Total
Benggeris Tumbang, Sejarah Lahan Dipertanyakan: Antara Warisan Keluarga dan Aktivitas Perusahaan
Musda VI Golkar Kutai Barat Jadi Momentum Konsolidasi dan Penguatan Target Politik
Demokrat Kubar Turun ke Pasar, Parkir dan Kebersihan Jadi Perhatian
Demokrat Kubar Serap Aspirasi dari Lapangan, Masyarakat Diajak Aktif Bersuarะฐ
Demokrat Kubar Turun ke Pasar Jaras, Soroti Penataan Pasar dan Akses Modal UMKM
Demokrat Kubar Peduli Kebersihan Pasar, Fasilitas TPS Jadi Sorotan
Serap Aspirasi Pedagang, Demokrat Kubar Soroti Penataan Pasar ย Jaras Barong Tongkok
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 07:25 WIB

Listrik Bontang Mendadak Terang Usai Didemo, Pengamat: PLN Harus Dievaluasi Total

Jumat, 18 September 2026 - 02:35 WIB

Benggeris Tumbang, Sejarah Lahan Dipertanyakan: Antara Warisan Keluarga dan Aktivitas Perusahaan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 02:29 WIB

Musda VI Golkar Kutai Barat Jadi Momentum Konsolidasi dan Penguatan Target Politik

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 04:22 WIB

Demokrat Kubar Turun ke Pasar, Parkir dan Kebersihan Jadi Perhatian

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 04:19 WIB

Demokrat Kubar Serap Aspirasi dari Lapangan, Masyarakat Diajak Aktif Bersuarะฐ

Berita Terbaru