๐๐ฎ๐๐ฎ๐น๐ธ๐ฎ๐น๐๐ถ๐บ.๐ฐ๐ผ๐บ | ๐ ๐ฎ๐ต๐ฎ๐ธ๐ฎ๐บ ๐จ๐น๐ โ Layaknya sehelai layar yang mengarahkan kapal menuju pelabuhan harapan, Bendera Merah Putih kembali menjadi simbol yang menuntun semangat kebangsaan di beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Di aliran Sungai Mahakam yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat Mahakam Ulu, setiap kibaran merah dan putih seolah membawa pesan bahwa batas wilayah bukanlah batas kecintaan kepada tanah air.
Menjelang ๐๐ฎ๐ฟ๐ถ ๐จ๐น๐ฎ๐ป๐ด ๐ง๐ฎ๐ต๐๐ป (๐๐จ๐ง) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, ๐ง๐ถ๐บ ๐ญ๐ฎ ๐๐๐ฏ๐ฎ๐ฟ/๐ ๐ฎ๐ต๐๐น๐ ๐ฆ๐ฎ๐๐ด๐ฎ๐ ๐๐ถ๐๐ฎ๐ฟ๐๐บ ๐๐๐๐ฆ ๐ง๐ก๐ bersama ๐ฆ๐ฎ๐๐ด๐ฎ๐ ๐ฃ๐ฎ๐บ๐๐ฎ๐ ๐ฅ๐โ๐ ๐ฎ๐น๐ฎ๐๐๐ถ๐ฎ ๐ฌ๐ผ๐ป ๐๐ฟ๐บ๐ฒ๐ฑ ๐ฐ/๐ฃ๐ฟ๐ต melaksanakan pembagian sekaligus penyerahan 100 lembar Bendera Merah Putih kepada nelayan dan motoris taxi sungai di Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, Senin (3/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Pelabuhan Dermaga Penyeberangan Kampung Long Bagun Ilir sejak pukul 09.00 hingga 11.30 WITA itu merupakan bagian dari gerakan nasional pembagian bendera di wilayah perbatasan darat maupun perairan guna memperkuat rasa nasionalisme masyarakat yang tinggal di beranda terdepan NKRI.
Sasaran utama pembagian bendera adalah para motoris taxi sungai, pengemudi longboat, speed boat, serta nelayan tradisional yang setiap hari menggantungkan hidup di sepanjang aliran Sungai Mahakam. Kehadiran mereka dinilai memiliki peran strategis karena menjadi penghubung mobilitas masyarakat antar kampung hingga kecamatan.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 100 lembar ๐๐ฒ๐ป๐ฑ๐ฒ๐ฟ๐ฎ ๐ ๐ฒ๐ฟ๐ฎ๐ต ๐ฃ๐๐๐ถ๐ต berukuran 90 x 60 sentimeter diserahkan secara langsung. Bendera itu diharapkan berkibar di setiap perahu yang beroperasi di Sungai Mahakam selama bulan kemerdekaan.

Dok. Kawalkaltim.com โ Rangkaian kegiatan pembagian dan penyerahan Bendera Merah Putih oleh Tim 12 Kubar/Mahulu Satgas Citarum BAIS TNI bersama Satgas Pamtas RIโMalaysia Yon Armed 4/Prh kepada nelayan dan motoris taxi sungai di Dermaga Penyeberangan Kampung Long Bagun Ilir, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, Senin (3/8/2026). Sebanyak 100 lembar Bendera Merah Putih dibagikan dan dipasang pada perahu, longboat, speed boat, serta dermaga sebagai simbol semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap NKRI dalam menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-81 di wilayah perbatasan.
Antusiasme masyarakat pun terlihat begitu tinggi. Para motoris taxi sungai dan nelayan menyambut baik inisiatif tersebut dengan memasang Bendera Merah Putih secara gotong royong di tiang-tiang perahu maupun bagian depan speed boat mereka. Pemandangan itu menghadirkan suasana yang sarat semangat kebangsaan di sepanjang jalur perairan Sungai Mahakam.
Kegiatan ini tidak sekadar membagikan atribut negara. Lebih dari itu, aksi tersebut menjadi upaya untuk membangkitkan kembali jiwa nasionalisme, memperkuat rasa cinta tanah air, serta menanamkan semangat patriotisme di kalangan masyarakat perbatasan menjelang peringatan 17 Agustus 2026.
Selain memastikan armada transportasi air dan perahu nelayan turut memeriahkan perayaan kemerdekaan secara serentak, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan harmonis dan kedekatan emosional antara ๐ง๐ถ๐บ ๐ญ๐ฎ ๐๐๐ฏ๐ฎ๐ฟ/๐ ๐ฎ๐ต๐๐น๐ ๐ฆ๐ฎ๐๐ด๐ฎ๐ ๐๐ถ๐๐ฎ๐ฟ๐๐บ ๐๐๐๐ฆ ๐ง๐ก๐, ๐ฆ๐ฎ๐๐ด๐ฎ๐ ๐ฃ๐ฎ๐บ๐๐ฎ๐ ๐ฅ๐โ๐ ๐ฎ๐น๐ฎ๐๐๐ถ๐ฎ ๐ฌ๐ผ๐ป ๐๐ฟ๐บ๐ฒ๐ฑ ๐ฐ/๐ฃ๐ฟ๐ต, dengan masyarakat yang selama ini menjadi mitra binaan di wilayah perbatasan.
Langkah tersebut dinilai sebagai strategi nyata dalam memperkuat identitas kebangsaan di kawasan perbatasan. Kehadiran Merah Putih di setiap perahu bukan hanya memperindah wajah Sungai Mahakam, tetapi juga menjadi pengingat bahwa semangat persatuan harus terus dijaga dari hulu hingga hilir Indonesia.
Di penghujung kegiatan, Sungai Mahakam seakan ikut berbicara melalui riak airnya. Personifikasi alam itu menggambarkan bahwa setiap gelombang yang mengantar perahu berlayar juga sedang mengantarkan pesan persatuan. Sementara Merah Putih yang menari mengikuti hembusan angin seolah berbisik kepada setiap anak bangsa, bahwa cinta kepada Indonesia akan selalu menemukan jalannya, bahkan hingga ke tepian paling jauh negeri ini.
Penulis : Amin Ys
Editor : Annanda






