Dari Tepian Mahakam Menuju Panggung Dunia, Pelajar Kukar Bawa Misi Selamatkan Musik Tingkilan

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto:
Orkes Tingkilan Tepian Mahakam bersama para pelajar binaan dan pembina Muhammad Irwansyah berfoto usai mengikuti seleksi Etnik Got Talent Go International di Plaza Balikpapan. Kelompok seni asal Tenggarong, Kutai Kartanegara, ini membawa misi memperkenalkan musik tradisional Tingkilan sebagai warisan budaya Kutai ke panggung internasional. (Dok.Istimewa KawalKaltim.com/Masruji)

Keterangan Foto: Orkes Tingkilan Tepian Mahakam bersama para pelajar binaan dan pembina Muhammad Irwansyah berfoto usai mengikuti seleksi Etnik Got Talent Go International di Plaza Balikpapan. Kelompok seni asal Tenggarong, Kutai Kartanegara, ini membawa misi memperkenalkan musik tradisional Tingkilan sebagai warisan budaya Kutai ke panggung internasional. (Dok.Istimewa KawalKaltim.com/Masruji)

Kawalkaltim.com, TENGGARONG – Di tengah derasnya arus modernisasi yang terus mengalir, warisan budaya ibarat sebatang pohon tua yang akarnya menghunjam dalam sejarah. Jika tak dirawat, ranting-rantingnya perlahan akan mengering, meninggalkan generasi yang kehilangan bayang-bayang identitasnya. Kesadaran itulah yang kini dijaga Orkes Tingkilan Tepian Mahakam dengan mengajak para pelajar menjadi penjaga nada-nada leluhur, sekaligus membawa musik tradisional Kutai melangkah menuju panggung internasional.

Komitmen melestarikan seni budaya daerah terus ditunjukkan Orkes Tingkilan Tepian Mahakam, grup musik tradisional asal Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), yang aktif melibatkan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan dalam mengenalkan musik Tingkilan kepada masyarakat yang lebih luas, bahkan hingga tingkat dunia.

Didirikan pada 2023 oleh seniman Tenggarong, Muhammad Irwansyah, Orkes Tingkilan Tepian Mahakam menjadi ruang pembinaan generasi muda untuk mencintai sekaligus melestarikan musik tradisional khas Kutai. Anggotanya berasal dari kalangan pelajar SD, SMP, hingga SMA di Kota Tenggarong.

Sejak berdiri, kelompok musik tersebut telah mengikuti berbagai kegiatan seni dan budaya di tingkat kabupaten maupun Provinsi Kalimantan Timur. Terbaru, mereka berhasil mengikuti seleksi ajang Etnik Got Talent Go International yang diselenggarakan Arnanatha Management bersama Inter Model Management Artis Jakarta di Plaza Balikpapan pada 1 Juli 2026.

Bagi Orkes Tingkilan Tepian Mahakam, keikutsertaan dalam ajang tersebut bukan sekadar memburu prestasi. Mereka membawa misi besar memperkenalkan kekayaan budaya Kutai Kartanegara melalui musik Tingkilan yang sarat nilai sejarah dan identitas daerah.

“Melalui ajang ini kami ingin mengenalkan bahwa Kutai Kartanegara memiliki musik tradisional Tingkilan yang patut dikenal masyarakat Indonesia bahkan dunia. Ini merupakan bagian dari upaya pelestarian kebudayaan Indonesia agar terus hidup dan berkembang di tingkat internasional,” ujar Pembina Orkes Tingkilan Tepian Mahakam, Muhammad Irwansyah,Senin (3/8/2026).

Menurut Irwansyah, proses pembinaan para pelajar hingga mampu tampil di berbagai panggung tidak lepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara yang terus memberikan motivasi agar peserta didik mampu meraih prestasi sekaligus menjadi duta budaya daerah.

Dukungan tersebut datang dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Pariwisata, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara.

Selain pemerintah daerah, Orkes Tingkilan Tepian Mahakam juga memperoleh dukungan dari PT Mahakam Gerbang Raja Migas, Rita Widyasari, serta H Muhammad Taufik.

Irwansyah berharap perhatian terhadap pelestarian musik Tingkilan semakin diperkuat, baik oleh pemerintah daerah maupun perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kutai Kartanegara. Menurutnya, seni budaya merupakan aset daerah yang harus terus diwariskan kepada generasi muda, terutama Generasi Z di lingkungan sekolah.

Harapan kami, pelestarian Tingkilan tidak hanya dilakukan oleh Orkes Tingkilan Tepian Mahakam, tetapi juga berkembang di sekolah-sekolah sehingga semakin banyak anak muda yang mencintai budaya asli Kutai. Prestasi di bidang kebudayaan juga menjadi salah satu cara efektif untuk mempromosikan Kutai Kartanegara kepada masyarakat Indonesia,” katanya.

Ke depan, para pelajar binaan Orkes Tingkilan Tepian Mahakam ditargetkan melangkah ke Jakarta untuk mengikuti tahapan lanjutan ajang internasional yang dijadwalkan berlangsung pada Januari 2027. Momentum tersebut diharapkan menjadi pintu bagi musik Tingkilan untuk semakin dikenal di panggung dunia sekaligus membuktikan bahwa budaya lokal memiliki daya saing di tingkat global.

“Melalui semangat para pelajar dan dukungan berbagai pihak, Orkes Tingkilan Tepian Mahakam optimistis musik Tingkilan akan terus lestari serta menjadi identitas budaya Kutai Kartanegara yang dikenal hingga mancanegara,” tutup Irwansyah.

Di tepian Mahakam, denting gambus dan alunan Tingkilan seakan enggan membiarkan sejarah tertidur. Nada-nadanya terus mengetuk kesadaran setiap generasi, mengingatkan bahwa sebuah peradaban akan tetap hidup selama anak-anak mudanya masih bersedia memeluk warisan leluhur sebagai kebanggaan, bukan sekadar kenangan.

Penulis            : Masruji B

Editor             : Annanda

Berita Terkait

Menuju Swasembada Pangan, Berau Dorong Kementan Perkuat Irigasi hingga SDM Petani
Ketika Sabu Diburu Hingga ke Pelosok: Polres Berau Tegaskan Tak Ada Tempat Aman bagi Jaringan Narkotika
Pertamina Pangkas Harga Pertamax dan Turbo, Mobilitas Warga Balikpapan Berpeluang Lebih Ringan
Kapolri Lakukan Mutasi Pejabat Polda Kaltim, Regenerasi Kepemimpinan Terus Bergerak
Merah Putih Berkibar di Mahakam, TNI Satukan Semangat Nelayan dan Motoris Sungai di Beranda Terdepan NKRI
Perahu Pulang Tanpa Nahkoda, Nelayan 64 Tahun Diduga Ditelan Arus Mahakam di Jembayan
Operasi Antik Mahakam 2026 Sapu Bersih Jaringan Narkoba, 17 Tersangka Digelandang Polres Kutai Barat
Bukan Sekadar Wisata, Bertemu Hiu Paus di Derawan Adalah Pelajaran Menghormati Alam
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Menuju Swasembada Pangan, Berau Dorong Kementan Perkuat Irigasi hingga SDM Petani

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:31 WIB

Ketika Sabu Diburu Hingga ke Pelosok: Polres Berau Tegaskan Tak Ada Tempat Aman bagi Jaringan Narkotika

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Pertamina Pangkas Harga Pertamax dan Turbo, Mobilitas Warga Balikpapan Berpeluang Lebih Ringan

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Kapolri Lakukan Mutasi Pejabat Polda Kaltim, Regenerasi Kepemimpinan Terus Bergerak

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:33 WIB

Dari Tepian Mahakam Menuju Panggung Dunia, Pelajar Kukar Bawa Misi Selamatkan Musik Tingkilan

Berita Terbaru