Empat Titik Karhutla Kepung Tanah Grogot, 7,5 Hektare Lahan Terbakar

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto:
Petugas gabungan melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Dalam penanganan tersebut, petugas berjibaku memadamkan api dan mendinginkan area yang terbakar untuk mencegah kobaran meluas. Karhutla terjadi di empat titik dengan total luasan lahan terdampak diperkirakan mencapai sekitar 7,5 hektare. (Dok. Istimewa Kawalkaltim.com/Andini)

Keterangan Foto: Petugas gabungan melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Dalam penanganan tersebut, petugas berjibaku memadamkan api dan mendinginkan area yang terbakar untuk mencegah kobaran meluas. Karhutla terjadi di empat titik dengan total luasan lahan terdampak diperkirakan mencapai sekitar 7,5 hektare. (Dok. Istimewa Kawalkaltim.com/Andini)

PASER, Kawalkaltim.com— Di musim ketika tanah mulai kehilangan kelembapannya, sebatang bara kecil bisa berubah menjadi cerita panjang tentang api. Semak yang semula hanya menjadi bagian dari lanskap, perlahan dapat berubah menjadi bahan bakar; pepohonan kering menjadi obor, sementara angin seolah menjadi tangan tak terlihat yang mendorong kobaran semakin jauh.

Gambaran itu terjadi di Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Dalam satu hari, Kamis, 6 Agustus 2026, sedikitnya empat kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilaporkan terjadi di Desa Jone dan Desa Tepian Batang.

Total luasan lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 7,5 hektare.

Rentetan kebakaran tersebut memperlihatkan bagaimana kondisi lahan kering, material mudah terbakar, keterbatasan sumber air dan hembusan angin dapat menjadi kombinasi berbahaya ketika api mulai kehilangan kendali.

Empat Titik, Satu Ancaman

Petugas Pusdalops BPBD Provinsi Kalimantan Timur, Muriono, menyampaikan kejadian pertama dilaporkan sekitar pukul 10.30 WITA di Gang Alif 2 RT 01, Desa Jone, Kecamatan Tanah Grogot.

“Area yang terbakar diperkirakan seluas 0,5 hektare dengan material berupa pepohonan kayu dan semak belukar,” ujarnya.

Belum lama berselang, api kembali dilaporkan muncul sekitar pukul 12.30 WITA di RT 12, Desa Tepian Batang.

Kali ini, kobaran menghanguskan lahan sekitar 1,5 hektare yang didominasi pepohonan kayu kering dan semak belukar.

“Kebakaran menghanguskan lahan sekitar 1,5 hektare yang didominasi pepohonan kayu kering dan semak belukar,” katanya.

Sekitar pukul 13.00 WITA, kebakaran kembali terjadi di Jalan Ridwan Swidi, Desa Tepian Batang. Luasan lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 0,5 hektare.

Material yang terbakar kembali didominasi pepohonan kayu kering dan semak belukar.

Namun, titik keempat menjadi yang paling luas sekaligus menghadirkan tantangan tersendiri bagi petugas.

Sekitar pukul 17.30 WITA, kebakaran dilaporkan terjadi di Jalan Pamplas RT 05, Desa Jone. Area terdampak diperkirakan mencapai 5 hektare.

Pada lokasi tersebut, material yang terbakar berupa lahan gambut di area pepohonan kayu gelam dan perkebunan kelapa sawit.

Karakteristik lahan gambut membuat penanganan kebakaran tidak bisa dilakukan secara sederhana. Api yang terlihat di permukaan dapat menyimpan bara di bawah lapisan tanah, sehingga proses pendinginan dan memastikan api benar-benar padam menjadi bagian penting dalam penanganan.

Tim Gabungan Bergerak

Tim Karhutla Kabupaten Paser dikerahkan untuk melakukan pemadaman sekaligus mencegah munculnya kabut asap dan mengantisipasi kemungkinan api menjalar ke area yang lebih luas.

Keterangan Foto:
Petugas gabungan melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Dalam penanganan tersebut, petugas berjibaku memadamkan api dan mendinginkan area yang terbakar untuk mencegah kobaran meluas. Karhutla terjadi di empat titik dengan total luasan lahan terdampak diperkirakan mencapai sekitar 7,5 hektare. (Dok. Istimewa Kawalkaltim.com/Andini)

Tim gabungan juga melakukan pemadaman untuk mencegah kobaran api mendekati permukiman warga.

Petugas Pusdalops BPBD melakukan kaji cepat serta berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait selama proses penanganan berlangsung.

Personel yang terlibat berasal dari berbagai unsur, yakni BPBD Paser, Dinas Pemadam Kebakaran Paser, Satpol PP/Satlinmas Paser, Brimob Paser, Sekawan Rescue, serta masyarakat.

Dari sisi armada, kekuatan yang diterjunkan terdiri dari tiga unit BPBD Paser, tiga unit Dinas Pemadam Kebakaran Paser, satu unit Satpol PP/Satlinmas dan satu unit Brimob. Penanganan juga diperkuat personel Sekawan Rescue serta masyarakat.

Upaya pemadaman bukan tanpa hambatan.

Petugas menghadapi sejumlah kendala di lapangan, antara lain keterbatasan sumber air, angin kencang, serta material yang mudah terbakar.

Kondisi cuaca secara visual dilaporkan cerah dan berdasarkan informasi BMKG juga dalam kondisi cerah.

Dalam situasi seperti itu, api tidak hanya berhadapan dengan petugas, tetapi juga dengan karakter alam yang memungkinkan kobaran bergerak cepat ketika menemukan material kering sebagai bahan bakarnya.

Api Berhasil Dikendalikan

Setelah proses pemadaman dilakukan, kebakaran di Jalan Pamplas RT 05 dinyatakan selesai ditangani.

Tim gabungan kemudian kembali ke pos masing-masing setelah memastikan api tidak meluas.

Keterangan Foto:
Petugas gabungan melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Dalam penanganan tersebut, petugas berjibaku memadamkan api dan mendinginkan area yang terbakar untuk mencegah kobaran meluas. Karhutla terjadi di empat titik dengan total luasan lahan terdampak diperkirakan mencapai sekitar 7,5 hektare. (Dok. Istimewa Kawalkaltim.com/Andini)

Meski satu titik telah dinyatakan selesai ditangani, rentetan empat kejadian dalam sehari menjadi pengingat bahwa ancaman karhutla belum sepenuhnya berakhir.

BPBD mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, terutama ketika kondisi lahan kering dan angin kencang.

Masyarakat juga diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di lahan terbuka.

Sebab, di tengah bentang lahan yang mengering, api tak membutuhkan banyak alasan untuk tumbuh. Ia hanya membutuhkan satu percikan, sedikit bahan bakar, dan angin yang tepat.

Dan ketika itu terjadi, hutan serta lahan seakan memiliki suara sendiri—bukan suara yang terdengar oleh telinga, melainkan suara yang hadir melalui asap, tanah yang menghitam, pepohonan yang hangus, dan udara yang perlahan kehilangan kejernihannya.

Tanah Grogot telah memberi peringatan. Kini, kewaspadaan manusia menjadi garis pertama untuk mencegah bara kecil berubah menjadi bencana yang lebih besar.

Penulis            : Andini

Editor             : Annanda

Berita Terkait

Musda VI Golkar Kutai Barat Jadi Momentum Konsolidasi dan Penguatan Target Politik
Demokrat Kubar Turun ke Pasar, Parkir dan Kebersihan Jadi Perhatian
Demokrat Kubar Serap Aspirasi dari Lapangan, Masyarakat Diajak Aktif Bersuarа
Demokrat Kubar Turun ke Pasar Jaras, Soroti Penataan Pasar dan Akses Modal UMKM
Demokrat Kubar Peduli Kebersihan Pasar, Fasilitas TPS Jadi Sorotan
Serap Aspirasi Pedagang, Demokrat Kubar Soroti Penataan Pasar  Jaras Barong Tongkok
Demokrat Kubar Dorong Aspirasi Pedagang Ditindaklanjuti, UMKM Jadi Perhatian
Dari Pasar Jaras Barong Tongkok, Demokrat Kubar Bawa Aspirasi UMKM ke Pemerintah
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 02:29 WIB

Musda VI Golkar Kutai Barat Jadi Momentum Konsolidasi dan Penguatan Target Politik

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 04:22 WIB

Demokrat Kubar Turun ke Pasar, Parkir dan Kebersihan Jadi Perhatian

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 04:19 WIB

Demokrat Kubar Serap Aspirasi dari Lapangan, Masyarakat Diajak Aktif Bersuarа

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 03:40 WIB

Demokrat Kubar Turun ke Pasar Jaras, Soroti Penataan Pasar dan Akses Modal UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:38 WIB

Demokrat Kubar Peduli Kebersihan Pasar, Fasilitas TPS Jadi Sorotan

Berita Terbaru