TENGGARONG, KawalKaltim.com – Peristiwa kebakaran yang melanda permukiman warga di Jalan Gunung Belah, RT 64 Gang Penetak, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, Minggu pagi (5/4/2026), memicu kekhawatiran warga. Insiden ini diduga kuat bukan sekadar musibah, melainkan akibat ulah manusia.
Api mulai berkobar sekitar pukul 07.14 WITA, pertama kali terlihat dari salah satu rumah milik warga bernama Yani. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan mengancam bangunan di sekitarnya.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kutai Kartanegara, Fida, mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga di lokasi, kebakaran tersebut diduga sengaja dipicu oleh seorang pria yang berada dalam kondisi tidak sadar akibat pengaruh alkohol.
“Dari keterangan warga, pelaku diduga melakukan pembakaran secara sengaja. Bahkan, sebelumnya yang bersangkutan sempat menunjukkan perilaku agresif dan mencoba melakukan tindakan kekerasan,” ujar Fida, Minggu pagi (5/4/2026)
Lebih mengkhawatirkan, aksi tersebut disebut bukan yang pertama kali dilakukan oleh terduga pelaku. Warga mengaku telah beberapa kali melihat perilaku serupa, sehingga menimbulkan keresahan di lingkungan sekitar.
Beruntung, situasi tidak berkembang menjadi lebih buruk. Terduga pelaku berhasil diamankan oleh aparat TNI yang berada di sekitar lokasi sebelum sempat melakukan tindakan anarkis lanjutan. Kasus ini kini telah diserahkan kepada pihak berwenang untuk proses hukum lebih lanjut.
Petugas pemadam kebakaran yang menerima laporan segera bergerak cepat ke lokasi. Sebanyak tiga peleton dikerahkan, didukung berbagai armada pemadam seperti unit Jagau, Jaluk, Bentong I dan II, Mekes II, Jundam, Optimus, Dragon Ball, serta Benggeris pick up.
Upaya pemadaman yang melibatkan unsur gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, dan relawan pemadam kebakaran (Redkar) akhirnya berhasil mengendalikan api sekitar pukul 07.58 WITA.
Akibat kejadian ini, dua bangunan dilaporkan terdampak, dengan satu unit rumah mengalami kerusakan parah hingga hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Situasi di lokasi kini telah kembali kondusif, meski warga masih diliputi kekhawatiran atas insiden yang diduga disengaja tersebut.
Penulis : Masruji B
Editor : Annanda D F I






