Terseret Arus di Derawan, Rahmat Belum Ditemukan, Warga Terus Lakukan Pencarian

Minggu, 5 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat kepolisian bersama warga melakukan penyisiran di perairan Pantai Ulingan, Pulau Derawan, Berau, dalam upaya mencari Rahmat (10) yang dilaporkan hilang terseret arus. (Dok: Polsek Pulau Derawan/KawalKaltim.com)

Aparat kepolisian bersama warga melakukan penyisiran di perairan Pantai Ulingan, Pulau Derawan, Berau, dalam upaya mencari Rahmat (10) yang dilaporkan hilang terseret arus. (Dok: Polsek Pulau Derawan/KawalKaltim.com)

BERAU, KawalKaltim.com – Suasana Pantai Ulingan, Kecamatan Pulau Derawan, yang biasanya riuh oleh aktivitas wisata, mendadak berubah mencekam. Seorang bocah laki-laki bernama Rahmat (10), asal Bulungan, Kalimantan Utara, dilaporkan hilang setelah terseret arus saat berenang, Minggu (5/4/2026) sore.

Peristiwa memilukan itu terjadi sekitar pukul 14.30 WITA, ketika korban bersama dua rekannya, Anisa dan Muhammad Fakhrul, bermain air di kawasan pantai.

Kapolsek Pulau Derawan, Iwan Purwanto, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, insiden bermula saat ketiganya nekat menuju laut meski sempat dipanggil untuk menunggu.

“Berdasarkan keterangan saksi, saat itu mereka sempat dipanggil untuk menunggu, namun tetap melanjutkan berjalan ke laut untuk berenang,” ungkapnya. Pada Minggu (5/4/2026)

Di waktu bersamaan, seorang saksi lain, Muhammad Ariandi, yang tengah mencari kerang di sekitar lokasi, melihat ketiganya berada di air. Ia kemudian mendekat untuk mengawasi.

Namun situasi berubah cepat. Tanpa disadari, korban semakin menjauh ke area laut yang lebih dalam.

“Saksi sempat memperingatkan korban agar tidak ke tempat yang dalam, namun korban menjawab bahwa ia bisa berenang,” jelas Kapolsek. Pada Minggu (5/4/2026)

Beberapa saat kemudian, Rahmat dan Fakhrul tiba-tiba tenggelam. Dalam kondisi panik, saksi Muhammad Ariandi berupaya menyelamatkan keduanya. Fakhrul berhasil ditarik ke perairan dangkal, namun Rahmat tak lagi terlihat di permukaan.

Kepanikan pun pecah di lokasi. Saksi Anisa berlari ke daratan untuk meminta bantuan warga. Upaya pencarian spontan langsung dilakukan oleh masyarakat sekitar, menyisir area pantai hingga perairan sekitar.

Diketahui, Rahmat datang ke Kampung Kasai bersama orang tuanya untuk mengunjungi keluarga dari Tanjung Selor, Bulungan. Liburan yang seharusnya menjadi momen kebersamaan berubah menjadi duka mendalam.

Hingga berita ini diterbitkan, proses pencarian masih terus dilakukan oleh warga bersama aparat kepolisian.

“Pencarian masih terus dilakukan oleh warga dan aparat. Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama saat anak-anak bermain di area perairan,” tegas Iwan Purwanto. Pada Minggu (5/4/2026)

Peristiwa ini menjadi pengingat keras akan bahaya tersembunyi di kawasan wisata perairan, terutama bagi anak-anak yang bermain tanpa pengawasan ketat.

Penulis: Nur Hidayat R

Editor : Annanda

Berita Terkait

Setahun Berjalan Tanpa Izin Operasional, Tambang Batu-Batu Masuk Radar Polres Bontang
49 Ribu Warga Samarinda Terdampak, Pemprov Kaltim Bongkar Ketimpangan JKN
Modus Tangki Siluman Terungkap, Polda Kaltim Ringkus Pelaku Penimbun BBM Subsidi
Bangkitkan Wisata yang Sempat Redup, Danau Tapal Kuda Gelar Lomba Mancing Meriah
Geger! Mayat Membusuk Ditemukan di Gunung Tabur, Polisi Selidiki Identitas Korban
Hibah Miliaran dari Daerah, Kapolda Kaltim Tegaskan: Penegakan Hukum Tetap Tegas
Bisnis Gelap BBM Subsidi di Kutai Barat Digulung Polisi, 38 Jirigen Pertalite Disita
Hari Kedua Pencarian Rahmat, Laut dan Hutan Bakau Disisir Tanpa Henti

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 07:23 WIB

Setahun Berjalan Tanpa Izin Operasional, Tambang Batu-Batu Masuk Radar Polres Bontang

Minggu, 12 April 2026 - 07:11 WIB

49 Ribu Warga Samarinda Terdampak, Pemprov Kaltim Bongkar Ketimpangan JKN

Selasa, 7 April 2026 - 18:02 WIB

Modus Tangki Siluman Terungkap, Polda Kaltim Ringkus Pelaku Penimbun BBM Subsidi

Selasa, 7 April 2026 - 16:50 WIB

Bangkitkan Wisata yang Sempat Redup, Danau Tapal Kuda Gelar Lomba Mancing Meriah

Selasa, 7 April 2026 - 16:22 WIB

Geger! Mayat Membusuk Ditemukan di Gunung Tabur, Polisi Selidiki Identitas Korban

Berita Terbaru