Kawalkaltim.com, Sendawar: Di tengah upaya menjaga ketertiban dan keamanan wilayah, ancaman peredaran narkotika terus menjadi target oprasi serius di Kabupaten Kutai Barat. Perang melawan barang haram tak pernah benar-benar usaiโia bergerak senyap, menyusup ke ruang-ruang kehidupan masyarakat, menggerogoti masa depan tanpa ampun. Namun, di balik itu, aparat penegak hukum terus berdiri di garis depan, merespons setiap informasi, sekecil apa pun, demi memutus rantai gelap tersebut.
Satnarkoba Polres Kutai Barat (Kubar) ringkus seorang pria pengedar narkotika jenis sabu berinisial T (43) di Jalan Telisay, Kelurahan Melak Ulu, Kecamatan Melak, Kabupaten Kubar, Kamis (02/04/2026)
Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 23 poket sabu dengan berat kotor 14,36 gram, timbangan digital, plastik klip, bong (alat hisap), dan 1 unit handphone.
Langkah tegas kembali ditunjukkan oleh Satnarkoba Polres Kutai Barat saat berhasil mengungkap kasus peredaran sabu di wilayah Melak. Berawal dari laporan masyarakat yang peduli terhadap lingkungannya, pengungkapan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara warga dan aparat mampu menjadi benteng kuat dalam menghadapi ancaman narkotika.
Kapolres Kubar melalui Kasat Narkoba, AKP Decky S. Sasiang menyampaikan tersangka beserta barang bukti diamankan di area sekitar rumahnya. Pengungkapan berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan aktivitas sabu di lokasi tersebut.
“Berawal dari laporan masyarakat, kemudian kita tindaklanjuti dengan penyelidikan hingga penggerebekan dan penggeledahan terhadap pelaku” ujar Decky di Sendawar, Jumat (03/04/2026)
Kini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan guna proses penyelidikan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui bahwa barang haram itu diperoleh dari seseorang berinisial D.
“Pria berinisial D ini sedang kita buru. D disebut menjadi pemasok barang haram ke pelaku. Jadi, sampai sekarang masih kita lakukan penyelidikan,” terangnya.
Decky menegaskan bahwa Polres Kubar berkomitmen dalam memberantas peredaran sabu. Pengungkapan itu menjadi bukti keseriusan polisi dalam memerangi narkotika.
“Tidak ada ruang sedikit pun bagi para pengedar maupun bandar narkotika di Kutai Barat. Kami sangat akan memberantas narkotika jenis apapun itu sampai ke akar-akarnya,” paparnya.
Kasus ini bukan sekadar penangkapan, melainkan cerminan bahwa peredaran narkoba masih menjadi ancaman nyata yang harus dihadapi bersama. Di satu sisi, aparat bergerak cepat dan terukur. Di sisi lain, peran aktif masyarakat menjadi kunci dalam menjaga lingkungan tetap bersih dari pengaruh zat berbahaya yang merusak generasi.
Penulis : Amin
Editor : Annanda






