Rudy Mas’ud Ungkap Alasan Pergantian Direksi Bankaltimtara

Jumat, 3 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto:
PERGANTIAN DIRUT BANKALTIMTARA – Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, menegaskan pergantian manajemen dilakukan akibat penurunan kinerja dan dampaknya pada pendapatan daerah. (Kawalkaltim.com/Amin)

Keterangan Foto: PERGANTIAN DIRUT BANKALTIMTARA – Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, menegaskan pergantian manajemen dilakukan akibat penurunan kinerja dan dampaknya pada pendapatan daerah. (Kawalkaltim.com/Amin)

Kawalkaltim.com, Samarinda – Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, angkat bicara terkait pergantian Direktur Utama dan jajaran komisaris Bankaltimtara (BPD Kaltim-Kaltara). Ia menegaskan, proses tersebut dilakukan melalui mekanisme seleksi terbuka dan profesional, bukan keputusan sepihak kepala daerah.

Pernyataan itu disampaikan Rudy usai memimpin Morning Briefing di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Senin (30/3/2026). Ia menekankan, posisi strategis di lembaga perbankan daerah harus diisi oleh figur yang memiliki integritas, kompetensi, serta akuntabilitas tinggi.

“Bankaltimtara bukan bank kaleng-kaleng. Orangnya harus betul-betul qualified karena ini berkaitan dengan keuangan negara dan dampaknya bisa berskala nasional,” tegas Rudy.

Rudy juga menepis anggapan bahwa penunjukan direksi dan komisaris sepenuhnya berada di tangan kepala daerah. Ia menjelaskan, proses seleksi diawali oleh panitia seleksi independen, kemudian dilanjutkan dengan tahapan penilaian oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hingga penetapan akhir.

Lebih lanjut, Rudy mengungkapkan terdapat dua faktor utama yang melatarbelakangi pergantian tersebut. Pertama, adanya dugaan tindak pidana korupsi di wilayah Kalimantan Utara yang berkaitan dengan aset Bankaltimtara. Kedua, penurunan kinerja keuangan bank yang berdampak langsung terhadap pendapatan daerah.

“Dalam APBD Kaltim, proyeksi dividen dari Bankaltimtara sebesar Rp338 miliar, namun realisasinya hanya Rp191 miliar. Kondisi ini berdampak pada pendapatan daerah, sehingga penyesuaian melalui APBD Perubahan harus dilakukan,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, lanjut Rudy, menginginkan manajemen baru yang mampu memperbaiki kinerja perusahaan serta mengembalikan kepercayaan publik terhadap Bankaltimtara sebagai bank pembangunan daerah.


Penulis: Amin

Editor : Annanda

Berita Terkait

“Di Mana Keadilan di Negeri Ini?” — Tangis Anak Yatim Pecah Saat Lahan Keluarganya Digarap PT NPR
Putusan Pengadilan Sudah Terbit, Kompensasi Belum Dibayar: Warga Dilang Putih Bersuara
Kuota Batu Bara Dipangkas, Ribuan Buruh Tambang Kaltim Terancam Tumbang
Sungai Kenyamukan Kembali Menelan Ketakutan, Bocah 13 Tahun Selamat dari Gigitan Buaya
Bareskrim Bongkar Dugaan “Persekutuan Gelap” Bandar Sabu Kutai Barat, Mantan Kasat Narkoba Terseret
KUHP Baru Jadi “Palang Besi” Judi Online, Kejari Kubar: Ancaman 9 Tahun Penjara Mengintai
Motif Terkuak, Dendam Lahan Berujung Maut: Polisi Ringkus Tiga Pelaku Tragedi Benangin
Senja Maut di Benangin I: Lima Nyawa Melayang, Satu Kritis dalam Serangan Brutal

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:55 WIB

“Di Mana Keadilan di Negeri Ini?” — Tangis Anak Yatim Pecah Saat Lahan Keluarganya Digarap PT NPR

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:56 WIB

Putusan Pengadilan Sudah Terbit, Kompensasi Belum Dibayar: Warga Dilang Putih Bersuara

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:43 WIB

Kuota Batu Bara Dipangkas, Ribuan Buruh Tambang Kaltim Terancam Tumbang

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:29 WIB

Sungai Kenyamukan Kembali Menelan Ketakutan, Bocah 13 Tahun Selamat dari Gigitan Buaya

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:26 WIB

Bareskrim Bongkar Dugaan “Persekutuan Gelap” Bandar Sabu Kutai Barat, Mantan Kasat Narkoba Terseret

Berita Terbaru